Tuesday, April 2, 2013

Pengertian Penelitian


Anda masih ingat tentang objek kajian sosiologi? Ya, pasti Anda sudah sangat memahaminya bahwa sosiologi mempelajari pola-pola hubungan dalam masyarakat dan lingkungannya serta mencari pengertian-pengertian umum secara rasional dan empiris. Sosiologi umumnya mempelajari gejala-gejala (fenomena) masyarakat yang normal atau teratur dalam lingkungannya. Akan tetapi, tidak selamanya gejala-gejala itu keadaannya normal sebagaimana yang dikehendaki masyarakat. Adakalanya gejalagejala sosial menunjukkan ketidaksesuaian antara yang diinginkan dan yang terjadi sehingga menimbulkan masalah sosial. Banyak faktor yang menjadi sumber masalah sosial di dalam masyarakat dan lingkungannya, antara lain faktor ekonomis, biologis, psikologis, dan kebudayaan setempat. Semua faktor itu memuncul kan kekurangankekurangan dalam diri manusia atau kelompok sosial.
Anda dapat menyaksikan berbagai peristiwa yang menyangkut masalah sosial melalui tayangan berita di berbagai media massa, atau dengan mengetahui langsung dalam lingkungan masyarakat sekitar. Setiap hari Anda dapat melihat mulai dari masalah biasa yang kurang mengundang keprihatinan sampai masalah yang sangat menyentuh keprihatinan kita. Kemiskinan, kelaparan, pengangguran, tawuran, pelacuran, kenakalan remaja, dan lain sebagainya. Berbagai peristiwa yang menyangkut masalah sosial tidak hanya terjadi pada saat ini, tetapi telah menjadi warisan turun temurun. Namun, saat ini mungkin lebih besar dan kompleks permasalahannya dibandingkan dengan peristiwa yang terjadi di masa lampau. Mengapa demikian? Dapatkah anda memberikan alasannya?
Untuk mengetahui semua itu, tentunya Anda harus peka terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat. Pemecahan masalah sosial merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai anggota masyarakat. Pemerintah, ilmuwan, organisasi sosial, lembaga swadaya masyarakat, termasuk juga Anda sebagai pelajar dapat berperan aktif dalam memecahkan masalah sosial. Partisipasi tersebut salah satunya dapat Anda wujudkan dengan melakukan penelitian sosial.

Pengertian Penelitian

Istilah penelitian (research) telah banyak didefinisikan oleh para ahli dalam bidang metodologi research. Para ahli yang dimaksud antara lain sebagai berikut.

  1. Hill Way dalam bukunya Introduction to Research mendefinisikan penelitian sebagai suatu metode studi yang bersifat hati-hati dan mendalam dari segala bentuk fakta yang dapat dipercaya atas masalah tertentu guna membuat pemecahan masalah tersebut.
  2. Winarno Surachmad mendefinisikan penelitian atau penyelidikan sebagai kegiatan ilmiah mengumpulkan penge tahuan baru dari sumber-sumber primer, dengan tekanan tujuan pada penemuan prinsip-prinsip umum, serta mengadakan ramalan generalisasi di luar sampel yang diselidiki.
  3. Soetrisno Hadi mendefinisikan, penelitian sebagai usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu penge tahuan, usaha mana dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.
Dari ketiga definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan atau masalah guna mencari pemecahan terhadap masalah tersebut. Menurut Moh. Pabundu Tika, dalam penelitian terdapat lima unsur yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut.
  1. Unsur ilmiah, adalah penggunaan ilmu pengetahuan dan langkah-langkah penelitian sebagai metode berpikir. Langkahlangkah penelitian yang dimaksud adalah mulai dari pernyataan masalah, penyusunan hipotesis, pengumpulan data sampai dengan penarikan kesimpulan dan melaporkan hasilnya.
  2. Unsur penemuan, berarti berusaha mendapatkan sesuatu untuk mengisi kekosongan atau kekurangan.
  3. Unsur pengembangan, berarti memperluas dan menganalisis lebih dalam sesuatu yang sudah ada. Dalam hal ini, seseorang sudah pernah meneliti sesuatu objek tertentu, tetapi hasilnya belum memuaskan sehingga hasil penelitian tersebut masih perlu dikembangkan.
  4. Unsur pengujian kebenaran, diartikan sebagai mengetes hal-hal yang masih diragukan kebenarannya.
  5. Unsur pemecahan masalah, dimaksudkan untuk membuat pemecahan apabila dalam penelitian dijumpai berbagai masalah.
Menurut Hadari Nawawi, metode penelitian adalah ilmu yang memperbincangkan metode-metode ilmiah dalam menggali kebenaran pengetahuan, sedangkan menurut Soetrisno Hadi, metode penelitian adalah pelajaran yang memperbincangkan metodemetode ilmiah untuk suatu penelitian. Dengan demikian, metode penelitian sosial dapat diartikan sebagai pelajaran yang menjelaskan tentang metode-metode ilmiah untuk mengkaji kebenaran dan mengembangkan pengetahuan yang menyangkut gejala-gejala dan masalah sosial.
Sebelum suatu penelitian sosial dilaksanakan, terlebih dahulu dipersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Rencana penelitian ini dituangkan ke dalam suatu bentuk tulisan yang disebut rancangan penelitian atau desain penelitian. Rancangan penelitian adalah suatu rencana tentang cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data secara sistematis dan terarah agar penelitian dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif sesuai dengan tujuannya. Rancangan penelitian merupakan pedoman bagi seorang peneliti dalam melaksanakan penelitian agar data dapat dikumpulkan secara efisien dan efektif, serta dapat diolah dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Rancangan penelitian dapat diibaratkan sebagai rencana seorang ibu rumah tangga yang ingin memasak. Ketika berangkat belanja bahan masakan, sejak dari rumah si ibu tersebut sudah merencanakan jenis masakan yang ingin dimasak. Berdasarkan jenis masakan tersebut, si ibu membuat rencana antara lain bahan-bahan apa saja yang perlu dibeli di pasar, berapa biayanya, waktu yang diperlukan, bagaimana cara mengolahnya, serta fasilitas atau peralatan yang diperlukan untuk mengumpulkan dan mengolah bahan tersebut sampai menjadi suatu masakan yang diinginkan.
Seorang peneliti juga seharusnya sejak awal sudah merencanakan objek yang akan diteliti; bagaimana cara mengumpulkan, mengolah dan menganalisis datanya; berapa waktu dan biaya yang diperlukan; serta fasilitas yang diperlukan agar data dapat diolah secara efisien dan efektif sesuai tujuan penelitian. Dengan demikian, kegunaan rancangan penelitian adalah:
  1. memberi pegangan yang lebih jelas dan terarah kepada peneliti dalam melakukan penelitiannya; dan
  2. memberikan gambaran tentang masalah atau kesulitan yang akan dihadapi.
Sama halnya dengan penelitian pada umumnya, rancangan penelitian sosial sekurang-kurangnya mempunyai ruang lingkup yang terdiri atas:
1. penentuan judul penelitian;
2. penentuan masalah penelitian;
3. penentuan tujuan penelitian;
4. tinjauan kepustakaan;
5. penetapan hipotesis (kalau diperlukan);
6. penentuan populasi dan sampel penelitian;
7. penentuan metode dan teknik pengumpulan data;
8. penentuan cara mengolah dan menganalisis data; dan
9. daftar pustaka.

Sumber:
Dialihkan dari buku Sosiologi Menyelami Fenomena Sosial, Penulis; Bagja waluya; Pusat Perbukuan Depdiknas.



0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Sponsor

Sponsor

Sponsor

Copyright © 2012. anaajat online - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Bamz