Wednesday, October 10, 2012

Semangat Kebangsaan


(Materi belajar PKn kelas X MA)

NASIONALISME
Nasionalisme adalah suatu paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara atas dasar kesadaran  keanggotaan/warga negara yang secara potensial bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabdikan identitas, integritas, kemakmuran dan kekuatan bangsanya.
Nasionalisme dalam pengertian ini dapat diartikan rasa cinta terhadap bangsanya  secara berlebih-lebihan sehingga menganggap rendah bangsa lain. Nasionalisme dalam arti sempit sering disebut dengan jingoisme atua chauvinisme.

Rasa nasionalisme  bangsa Indonesia mungkin saja berkembang kearah yang negatif jika tidak diarahkan kepada persatuan dan kestuan bangsa.  Biasanya nasionalisme yang berlebihan terhadap suku bangsanya disebut dengan sukuisme, hal tersebut tidak diinginkan.
Nasionalisme dalam arti luas dapat diartikan sebagai perasaan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya, tanpa memandang rendah bangsa dan negara lainnya. Nasionalisme seperti ini lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa  demi menjalin hubungan kerjasama , keharmonisan dan keselarasan antarbangsa di dunia.

PATRIOTISME
Fatriotisme adalah jiwa dan semangat yang dimiliki untuk rela berkorban demi bangsa dan negaranya.  Makna dan keberadaan patriotisme tidak bisa dipisahkan dengan nasionalisme.
Patritisme menganjurkan kepada seluruh anggota suatu bangsa untuk selalu rela berkorban kepada negara tempat ia berpijak, tempat hidup dan tempat untuk mencari penghidupan. Sedangkan nasionalisme mengajarkan supaya untuk selalu mencintai tanah air, bangsa dan negara dengan segala yang dimilikinya.
Cara untuk menunjukkan semangat kebangsaan diperlukan keteladanan, pewarisan dan pelaksanaan kewajiban. Keteladanan dapat diberikan diberbagai tempat, seperti:
  1. Di lingkungan keluarga dan masyarakat. Peranan orang tua dirumah sangat penting. Pendidikan orang tua sangat membantu perkembangan anak dari sejal lahir hingga dewasa. Dan selanjutnya perkembangan anak akan dipengaruhi oleh lingkungan masyarakat.
  2. Di lingkungan sekolah. Keteladanan dapat diberikan oleh pamong sekolah, pengurus OSIS dan pengurus kelas.
  3. Di lingkungan instansi pemerintah atau swasta. Keteladanan pimpinan atau tokoh senior akan sangat berpengaruh kepada bawahan.
  4. Pewarisan. Rangkaian kegiatan yang merupakan pewarisan antara lain adalah suka bekerja keras,ulet, tekun, membiasakan menabung, berperilaku hemat atau sederhana.
  5. Pelaksanaan kewajiban. Salah satu upaya menumbuhkan patriotisme  dan nasionalisme adalah menciptakan peraturan perundang-undangan  tentang bela negara. Bela negara bisa dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kesempatan masing-masing.

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Sponsor

Sponsor

Sponsor

Copyright © 2012. anaajat online - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Bamz